Perhatikan Ini Saat Membeli Botol Tumbler Agar Tak Membahayakan Tubuh

Sekarang ini banyak orang yang menggunakan tumbler custom untuk wadah air minum ketimbang membeli air mineral yang justru membuatmu boros.

Apalagi zaman now botol tumbler kian digemari sebagian besar masyarakat dunia. Nah wadah satu ini juga terbukti efektif untuk menghemat pengeluaran dan partisipasi dalam upaya menjaga lingkungan hidup.

Ya, penggunaan botol kemasan dengan berbagai merek dipasaran nyatanya menyumbang sampah lingkungan yang kian hari makin menggunung.

Jika terus dibiarkan, pastinya lingkungan akan semakin tercemar. Karena itu, kamu harus tau bahwa tak semua botol minum yang dijual layak dan aman untuk digunakan.

Faktanya ada beberapa jenis botol yang justru berisiko tinggi dalam mengancam kesehatan karena mengandung bahan kimia yang membahayakan. Oleh sebab itu, supaya kamu tak salah pilih, simak tips berikut ini dalam memilih botol tumbler :

Perhatikan Bahan/Material yang Digunakan

Biasanya, botol minum daur ulang terbuat dari bahan seperti poliester, polietilena, polipropilena, besi (stainless steel), polikarbonat, kaca dan alumunium.

Pastinya berbagai jenis bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Perlu diingat, botol yang paling tahan lama adalah yang terbuat dari stainless steel dan alumunium.

Ini karena kedua bahan tersebut jauh lebih kuat. Penggunaan pun bisa dalam jangka panjang, kemampuan menjaga suhu, baik itu panas dan dingin dalam waktu yang lama.

Meski berlabel aman dan berkualitas, tumbler jenis stainless steel dan alumunium pun dapat mengalami korosi dari waktu ke waktu.

Nah jika dibiarkan dengan waktu yang lama, kandungan zat besi dan serpihan alumunium nantinya bisa menimbulkan rasa yang aneh pada air minum.

Jika dikonsumsi terlalu lama, kesehatanmu lah yang akan terkena imbasnya. Jadi kalau dirasa air minum sudah mulai aneh, segera hentikan pemakaian.

Cari Label BPA Free

Selain itu, untuk memastikan botol berbahan plastik, jangan lupa perhatikan label BPA-Free yang berarti bebas kandungan BPA.

Bisphenol A (BPA) adalah bahan kimia yang biasa digunakan pada kemasan makanan dan minuman. Meski sudah dilakukan penelitian untuk memastikan efek samping penggunaannya, bahan satu ini dikaitkan dengan berbagai macam efek samping. Mulai dari cacat lahir, gangguang reproduksi, masalah dengan otak, fungsi sistem saraf, dan yang paling berbahaya adalah kanker.

Pilih Botol Dengan Leher yang Lebar

Ini dimaksudkan agar botol mudah dibersihkan sampai ke dasar dinding bagian dalam. Berbanding terbalik dengan penggunaan botol yang memiliki lingkaran kecil dan cenderung sulit dibersihkan. Akibatnya, botol jadi lebih rentan terkena bakteri, jamur, bahkan lumut didalamnya.

Perhatikan Kode Pada Botol Plastik

Pada botol minum, biasanya ada kode yang menjelaskan jenis plastik yang digunakan. Untuk produk berkode angka 1, maka hanya dapat digunakan sekali saja. Produk dengan angka 2 dan 4, bisa digunakan dua sampai tiga kali.

Nah jangan sekali-kali memilih botol bernomor 3, 6, dan 7. Pasalnya, botol tersebut dinilai cukup berbahaya dan berisiko tinggi mencemari air minummu, dan efeknya kesehatan jadi terganggu. Maka dari itu, pilihlah botol tumbler dengan angka 1, karena terbukti aman dan bisa digunakan berkali-kali.

Untuk info tumbler murah, kekinian namun berkualitas premium, silakan kunjungi https://tumblermurah.pesanonline.web.id/2019/01/04/jual-tumbler-polos/